Saat hati terasa pilu
Butiran kata terkesan keluh
Bibirku terpaku, menemani langkah yang kaku
Apa kabar kau, sang pujangga?
yang hanya bisa tersenyum tanpa berkata
Tatapan mata dibawah langit jingga
Berakhir pada hati yang terpenjara
Kutanya mengapa kembali?
disaat tawa mengisi hari...
Kusentuh tanpa kusentuh,
hanya sebuah tanya kau tinggalkan
Enam tahun kubiarkan waktu berlari
Sampai hari tak terasa lagi
Hingga si arjuna kusakiti
Meringkup dalam kebohongan,
tersayat dalam penantian
Kabut tersingkap,
membuang pekat
Hentak kakimu terdengar,
kikuk akan pesona yang terpapar
Haruskah tanganku menggapai?
Membawa hati untuk kau pakai.
-D-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar